Ingin punya bisnis dengan modal relatif kecil?
Ingin bisnis tapi takut memulainya?
Ingin bisnis sampingan tapi tidak punya banyak waktu?

Solusinya bisa di d’BC Network!

Penghasilan bulanan 1, 4, 10, bahkan 20juta perbulan?

Praktekkan ebook training yang tersedia gratis untuk member d’BC Network dan lakukan secara online atau offline, menjadi pilihan Anda!

Sabtu, 11 Oktober 2014

Kerja

Apa yang terbayang dalam benak Anda ketika mendengar kata KERJA?

Kalau saya, selalu terbayang seseorang yang mengenakan seragam atau baju rapi yang selalu keluar rumah pagi hari dan baru pulang sore/malam hari, memiliki ruangan di kantor menghadap komputer atau buku besar. Trus ada boss yang berada di ruang tersendiri. Boss ini tampak kaku dan berkacamata. Mungkin bukan cuma saya yang memiliki bayangan seperti ini. Sehingga seseorang belum dikatakan BEKERJA kalau belum berseragam atau berbaju rapi yang pergi pagi pulang sore/malam. Sungguh sempit pemahaman saya akan kata KERJA.

Padahal menurut Kamus Bahasa Indonesia Online,
kerja ker.ja
[n] kegiatan melakukan sesuatu; yg dilakukan (diperbuat): -- nya makan dan minum saja; (2) n sesuatu yg dilakukan untuk mencari nafkah; mata pencaharian: selama lima tahun -- nya berdagang; (3) n perayaan yg berhubungan dng perkawinan, khitanan, dsb; pesta perjamuan: -- nikah akan dilaksanakan pd tanggal 10 Syawal; (4) n cak pekerjaan: menguli adalah -- yg memerlukan tenaga fisik; (5) v cak bekerja: hari ini ia tidak -- krn sakit
            Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/kerja/mirip#ixzz3FoOB5ydn

Jadi semua yang dilakukan untuk mencari nafkah termasuk kerja walaupun tidak berseragam atau berbaju rapi dan tidak ke kantor. 

Pemahaman saya yang sempit akan arti KERJA tidak lepas dari lingkungan keluarga saya. Orangtua saya keduanya PNS. Dan pakdhe budhe saya juga pada kerja kantoran. Jadi dalam benak saya, kerja itu identik dengan seragam/baju rapi, kantor, jam kerja teratur, hari minggu libur. Pemahaman seperti ini saya kira bukan cuma pemahaman saya saja. Buktinya, apabila ada Pameran/Bursa Kerja selalu dipenuhi pengunjung yang ingin mendapatkan pekerjaan. Pekerjaan seperti apa? Ya pekerjaan kantoran itu tadi. Betul ga?

credit
Lihatlah betapa berjubel pengunjung Bursa Kerja. Mereka dari berbagai disiplin ilmu, mulai lulusan SMA sampai perguruan tinggi. Apa yang membuat mereka rela berdesakan seperti itu? Ya agar bisa mendapatkan pekerjaan kantoran. Kerjaan tetap. Pekerjaan dengan penghasilan tetap dan besar maksudnya.

Dengan imej seperti itu, apakah menurut Anda seseorang yang cuma dirumah aja dan berbaju rumahan bisa dikatakan bekerja walaupun bisa menghasilkan uang? Jawabnya TIDAK. Seringkali mereka tidak dianggap bekerja. Padahal uang yang mereka hasilkan lebih besar dari seorang pegawai. Ada cerita seorang ibu yang tiap ketemu teman-temannya selalu bilang "kalau ada kerjaan, tolong ajak anak saya ya?" Padahal anak sang ibu itu sudah bisa menghasilkan uang. Masalahnya, anaknya tidak keluar rumah, tidak berbaju rapi dan tidak punya kanntor! See?

Betapa imej bekerja itu harus kerja kantoran sangat membelenggu.  Betapa banyak sekarang yang sudah bekerja kantoran akhirnya tidak merasa nyaman dengan apa yang dilakukannya.  Karena mereka bekerja hanya demi imej atau gambaran yang diinginkan orangtua atau keluarganya. Mereka bekerja tanpa passion. Mereka bagai robot yang hanya menjalankan perintah. Tanpa inovasi dan hanya menunggu perintah atasan. Bekerja tanpa passion dan tuntutan yang tinggi membuat banyak yang akhirnya merasa tertekan/stress

  
credit
Namun mereka tidak keluar dari pekerjaan tersebut atau tetap bertahan dengan berbagai alasan. Terutama alasan karena mereka sudah lama menjalani pekerjaan tersebut dan belum tentu pekerjaan lain lebih baik dari yang mereka jalani saat ini.

Saat disampaikan ide untuk berwirausaha, rata-rata mereka menolaknya. Tidak siap apabila tidak berhasil/tidak menghasilkan. Ya. Mendapat gaji tiap bulan walaupun kadang tidak besar adalah pesona untuk bekerja kantoran. Bahkan saat ini, lulusan SMA lebih memilih bekerja di pabrik konveksi atau jadi pegawai SPBU daripada mencoba memulai usaha sendiri. Selalu modal yang jadi alasan utama mereka. Tidak punya uang untuk modal usaha. Padahal untuk menjadi pegawai SPBU saja, ada yang harus bayar 3 juta sebagai jaminan. Jadi, sebenarnya bukan uang yang jadi masalah. Karena sebenarnya banyak juga usaha yang bisa dilakukan tanpa modal atau modal kecil. Apalagi usaha yang bermula dari hobi. 
Benar-benar dibutuhkan keberanian dan tekat untuk menjadi wirausaha saat ini.

credit
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda selalu bersemangat untuk berangkat kerja setiap pagi? Apakah saat kerja, Anda selalu berharap jam segera menunjukkan waktu pulang? Apakah saat senin tiba Anda sudah menghitung kapan minggunya?

credit

credit
Semoga semua yang membaca catatan saya ini Mencintai Pekerjaannya, Melakukan Pekerjaan Yang Mereka Suka.

Semoga BerMANFAAT.

Rabu, 15 Januari 2014

Apa sih BISNIS MANFAAT itu?

           Akhir-akhir ini sering muncul kata BISNIS MANFAAT. Sebenarnya apa sih bisnis manfaat itu? Bisnis MANFAAT tentu saja bisnis yang bermanfaat tidak saja untuk pelaku bisnisnya tetapi juga untuk orang lain. Jadi bisnis apa saja yang bisa bermanfaat, bisa disebut bisnis manfaat. Namun BISNIS MANFAAT yang saya maksud disini adalah bisnis MLM ORIFLAME. Kok bisa disebut BISNIS MANFAAT? Ya. Karena di bisnis ini, kita bisa sukses apabila bisa mensukseskan orang lain. 

          mmmm??? Masih bingung? Mari saya coba jelaskan :) Bisnis Oriflame adalah bisnis yang unik. Karena menggabungkan Direct Selling dan MLM. Jadi di Oriflame bisa menghasilkan KEUNTUNGAN LANGSUNG (make money today) dan bisa menjadi sumber penghasilan yang akan selalu meningkat (fulfil your dream tomorrow).

ORIFLAME itu apa?  Oriflame adalah perusahaan kecantikan internasional. Didirikan pada tahun 1967 oleh dua bersaudara dan teman mereka, saat ini Oriflame telah menjadi perusahaan kecantikan internasional dengan sistem penjualan langsung di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Portfolio yang luas dari produk-produk kecantikan Swedia yang alami, inovatif dipasarkan melalui melalui tenaga penjualan sekitar 3.600.000 Consultant mandiri , yang bersama-sama membuat penjualan tahunan melebihi beberapa € 1,5 miliar. Dan Oriflame masuk ke Indonesia Pada tahun 1986.


Trus kok bisa ORIFLAME jadi BISNIS MANFAAT? Karena Oriflame menawarkan peluang bisnis terkemuka untuk orang-orang yang ingin mulai membuat uang sejak hari pertama dan bekerja untuk memenuhi impian dan ambisi pribadi mereka melalui konsep bisnis yang unik - Make Money Today and Fulfil Your Dreams Tomorrow™. 

VISI dan MISI ORIFLAME :
 
 Visi kami adalah menjadi #1 sebagai Perusahaan Penjual Langsung yang bergerak di bidang kecantikan.

Misi kami adalah untuk mewujudkan impian.



Bagaimana caranya bergabung

1.png 10px.jpg
Anda bisa bergabung bersama Oriflame dengan menghubungi Consultant yang sudah Anda kenal atau menghubungi kantor cabang Oriflame di kota Anda. Setelah Anda selesai mengisi formulir pendaftaran consultant, Anda akan menerima kartu anggota Anda dan sebuah starter kit.
2.png   Untuk membantu Anda memulai, Anda akan menerima sebuah Starter Kit dengan peralatan dasar yang akan Anda perlukan. Starter kit termasuk bahan-bahan presentasi mengenai perusahaan kami dan produk-produk serta petunjuk-petunjuk, katalog dan contoh produk yang akan membantu Anda saat mulai menjadi Consultant.
3.png   Ini adalah kesempatan memperoleh penghasilan yang adil - semakin banyak waktu dan energi yang Anda berikan – semakin banyak yang akan Anda peroleh kembali.

Biaya pendaftaran reguler hanya Rp.49.900,-
Ayo bersenang-senang bersama Oriflame!








Selasa, 12 November 2013

Bagaimana Memulai BISNIS MANFAAT

Mengenal Oriflame via d'BC Network

Independent Oriflame Consultant : ATIK ZULFIATI . Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes